Mengapa Kita Tidak Memilki Ekor?

Rabu, 16 November 2011

| | |
Kita, manusia, tidak memiliki ekor karena kita memang tidak membutuhkan ekor. Sedangkan sebagian besar hewan memiliki ekor karena  mereka membutuhkan ekor tersebut. Ekor bagi hewan bukanlah sekedar hiasan, namun memilki fungsi yang penting bagi hewan itu sendiri.
 
Ikan, misalnya, mengayunkan ekornya ke kiri dan ke kanan untuk bergerak di dalam air. Ekornya juga digunakannya untuk menentukan arah.


Kucing dan tupai menggunakan ekor mereka untuk mempermudah gerakan mereka. Bila kucing melompat atau jatuh dari tempat yang tinggi, ekornya akan membantu mengatur keseimbangan tubuhnya sehingga ia dapat mendarat dengan selamat. Perhatikan, kucing selalu mendarat dengan mulus di atas kakinya.

Anjing menggunakan ekornya untuk berkomunikasi. Bila anjing menggoyang-goyangkan  ekornya kita tahu bahwa ia merasa senang. Ia akan menurunkan ekornya bila ia sedih atau takut. Rubah menggunakan ekornya untuk menghangatkan tubuhnya. Ia akan melingkarkan ekornya di sekeliling tubuhnya sehingga lebih hangat.

Hewan lain menggunakan ekornya untuk perlindungan atau mempertahankan diri, Kangguru dan buaya memiliki ekor yang sangat kuat yang dapat digunakan untuk memukul penyerangnya. Landak dapat menggunakan bulu-bulu ekornya yang berupa duri-duri panjang untuk melindungi dirinya. Ekor kalajengking memiliki sengat yang berbisa dan digunakan untuk menyerang pemangsa yang mendekatinya.
    


Monyet menggunakan ekornya untuk “memegang” dahan pohon atau memanjat pohon. Ada juga monyet yang dapat menggunakan ekornya untuk mengambil makanan. Beberapa hewan sejenis opposum bahkan dapat mengandalkan kekuatan ekornya untuk bergelantungan di dahan pohon.

Cicak dapat melepakan ekornya sendiri bila dalam bahaya. Ekornya yang sudah terpsah dari tubuhnya bergerak-gerak selama beberapa saat sehingga pemangsa yang mengejarnya justru lebih tertarik kepada ekor itu sementara cicaknya sendiri melarikan diri. Ekor cicak yang putus akan tumbuh lagi.

Apa fungsi ekor pada kuda atau sapi? Mereka tidak bergelantungan di pohon, atau melompat dari ketinggian. Ternyata ekor mereka berfungsi untuk mengusir lalat dan serangga. Hewan lain yang ekornya memiliki fungsi yang sama antara lain gajah, zebra dan jerapah.

Ekor dan bulu ekor burung memiliki banyak fungsi yang berbeda-beda. Pada burung yang dapat terbang, ekornya digunakan untuk menentukan arah terbang. Pada burung yang tidak terbang, seperti pinguin, membantu merubah arah ketika mereka berenang. Burung jantan menggunakan ekornya untuk menarik perhatian pasangannya, misalnya burung merak.

Hewan laut seperti lumba-lumba, paus mendapatkan banyak manfaat dari ekor yang kuat, mereka dapat berenang dengan kuat dan cepat. 

Kamu pasti tahu ular derik (rattlesnake). Bila menghadapi bahaya, ular derik akan menggoyang-goyangkan ekornya sehingga menimbulkan bunyi seperti kerincingan, dan pemangsanya akan menyingkir.

0 komentar:

Poskan Komentar