Kisah Keledai Yang Bodoh

Sabtu, 30 Maret 2013

| | |


Dahulu kala, seorang saudagar memiliki seekor keledai. Tiap hari keledai itu membawa muatan yang berat.
Barang yang dibawanya bermacam-macam, tergantung pesanan yang harus diantarkan ke langganan saudagar itu.

Pada suatu hari, keledai itu membawa muatan menyeberang sungai. Ketika ia sedang berada di atas jembatan, tiba-tiba ia terpeleset dan jatuh ke dalam sungai. Pelayan sang saudagar segera membantunya keluar dari sungai dan menaikkan muatan lagi.

"Aneh sekali, rupanya air sungai itu berkhasiat", pikir keledai. "Muatanku tadi berat sekali, tapi setelah jatuh ke sungai, sekarang jadi ringan sekali."
Rupanya ia sedang membawa sekarung garam. Ketika terkena air, sebagian garam larut sehingga muatan menjadi ringan. 

Esok harinya, ketika membawa barang lagi, keledai itu melewati jembatan yang sama. Ia sengaja menjatuhkan diri ke dalam sungai. Kebetulan ia membawa garam lagi, sehingga ia pun senang karena muatan menjadi ringan.

Beberapa hari kemudian, keledai melewati tempat itu lagi. Ia melompat ke dalam sungai. Namun apa yang terjadi? Setelah keluar dari sungai, muatannya bukan menjadi ringan namun beratnya sekarang berlipat ganda. Keledai itu tidak tahu, bukan garam yang dibawanya, namun kapas. Ketika kapas terkena air, air meresap ke dalam kapas, sehingga tentu saja menjadi berat sekali.


Gambar: http://aaradhnak.files.wordpress.com/2010/04/donkey2.gif

0 komentar:

Poskan Komentar